RSS

Dari Gangnam Style, Goyang Caisar Sampai Goyang Oplosan Soimah

08 Jan

Masih ingat fenomena Gangnam Style yang di populerkan oleh PSY, artis, rapper dan komedian asal Korea tahun 2012 lalu. Video Gangnam Style ini menjadi video youtube paling populer, kurang lebih 150 juta kali video ini dilihat di youtube. Bahkan pada 20 September 2012 lalu, video ini juga masuk rekor dunia di Guiness Book of Record. Sampai-sampai masyarakat di belahan dunia sendiri berperilaku dengan melakukan tarian ala gangnam Style tersebut. Hal itu dikarenakan pemerintah Korea sangat gencar untuk mempromosikan karya hasil ciptaan artisnya hingga manca negara, itu yang kita kenal dengan 한류 ”Hanryu/Hallyu” atau “Korean Wave”.  Salah satu bukti nyata yang terjadi di Indonesia saat car free day pada hari minggu 9 September 2012, ketika ada beberapa anak muda melakukan tarian ala Gangnam Style di Bundaran HI yang akhirnya mereka sukses mengajak ratusan orang bergoyang ala Gangnam Style.

Mari kita melihat skala nasional. Siapa yang tidak kenal dengan Goyang Caisar? Goyang dengan latar belakang lagu ‘Buka Dikit Joss’ ciptaan dari Krisna Purna yang telah akrab di masyarakat jawa kini dipopulerkan kembali oleh Caisar Aditya Putra melalui acara di salah satu televisi swasta di Indonesia. Walaupun hanya berupa goyangan saja yang terkesan unik dan kocak tetapi dapat memberikan hiburan tersendiri. Sama halnya ketika kita sebelumnya disuguhkan oleh goyangan khas Korea “Gangnam Style”, goyangan yang memiliki khas tersendiri, dimana setiap orang yang melihatnya pasti ingin mengekspresikan diri dan mau tidak mau membuat badan akan langsung ikut bergoyang.

Adalagi, belum lama ini “Goyang Oplosan” oleh Soimah presenter/pembawa acara televisi, membuat tren goyang dangdut baru setelah sebelumnya goyang Caisar, kini ada goyang Oplosan yang mungkin akan menggeser tren goyang ala Ceisar kelak. Lagu dengan judul “Oplosan” tersebut diciptakan oleh Nur Bayan asli Kediri yang pertama kali dinyanyikan oleh Wiwik Sagita sang penyanyi asli dari lagu tersebut. Kini lagu tersebut dipopulerkan kembali oleh penyanyi Soimah melalui acaranya di salah satu televisi swasta di Indonesia.

Fenomena goyangan “Caisar” dan goyang “Oplosan” ini dianggap dapat menandingi gempita “Gangnam Style” dan membuat seluruh masyarakat di Indonesia terpukau. Terpikirkankah oleh anda bagaimana bisa begitu? dan bagaimana bisa menjadi suatu fenomena?

Sebelumnya saya mau melihat kebelakang dulu mengenai catatan saya dalam blog ini tentang kilas balik laporan penugasan Korea saya, dimana ada statmen seorang profesor dari universitas Yonsei Korea yang menyatakan bahwa :

indexKetika berbicara Budaya dan Hak Cipta, keduanya dapat dikatakan merupakan hal yang berbeda, tetapi keduanya harus dapat bersinergi berjalan saling melengkapi. Di analogikan ketika Budaya itu di promosikan, maka sistem hak cipta memproteksi secara otomatis hal-hal yang terdapat unsur hak ciptanya. (Prof. Park, Deok Young – Yonsei University)index

Mengingat budaya menurut kamus besar bahasa indonesia adalah pikiran; atau akal budi; atau adat istiadat; atau sesuatu mengenai kebudayaan yg sudah berkembang (beradab, maju); atau sesuatu yg sudah menjadi kebiasaan yg sudah sukar diubah.

Sedangkan Hak Cipta menurut Undang-undang Hak Cipta Korea Copyright Act number 9625 of 2009 “Article 1 (Purpose) The purpose of this Act is to protect the rights of authors and the neighboring rights and to promote fair use of works in order to contribute to the improvement and development of the culture and related industries.”

Berbeda dengan definisi Hak Cipta menurut Undang-undang Hak Cipta No.19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta. “Hak Cipta adalah hak eksklusif bagi Pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak Ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku”. Dimana dari kedua definisi hak cipta tersebut sangat kontra. Korea lebih mengedepankan “tujuan” dari hak cipta sedangkan di indonesia lebih mengedepankan “Hak”.

Fenomena yang terjadi di indonesia menurut saya adalah merupakan penerapan dari Undang-undang Hak Cipta Korea, dimana tujuannya adalah untuk melindungi hak-hak pencipta dan hak-hak terkait dan untuk mempromosikan penggunaan yang adil dari pekerjaan dalam rangka memberikan kontribusi terhadap peningkatan dan pengembangan budaya dan industri terkait. ” Pengalaman saya selama 6 (enam) bulan dikorea sudah menganalisis fenomena tersebut diatas, dimulai dari waktu PSY dengan “Gangnam Style”nya sudah nge-trend di negara tersebut. Sampai-sampai saya bosan dengan lagu “Gangnam Style” yang selalu diputar di tempat-tempat hiburan, cafe, retaurant, dan lainnya di Korea dan disiarkan melalui media elektronik bahkan dipublikasikan di non media elektronik selama 4 bulan terus menerus. Intinya adalah pemerintah Korea sangat gencar untuk mempromosikan karya ciptaan artisnya skala nasional hingga manca negara.

Oleh karena itu saya dapat berkesimpulan dengan mempromosikan karya-karya ciptaan seseorang yang dianggap sudah membudaya di masyarakat pada daerah tersebut secara nasional dapat memberikan kontribusi peningkatan dan pengembangan budaya skala nasional. Melalui lembaga penyiaran atau industri terkait dapat memberikan kontribusi peningkatan dan pengembangan budaya tersebut. Itu semua sudah dilakukan oleh salah satu televisi swasta di Indonesia, yaitu TransTV yang sangat gencar dan aktif. Bagaimana dengan stasiun televisi swasta lainnya?? bagaimana dengan Ditjen HKI?? bagaimana kementerian-kementerian terkait?? Karena saya melihat hanya sedikit yang mempunyai visi seperti ini dan masih bersifat sektoral swasta. Jika untuk skala nasional harus ada peran aktif dan andil dari pemerintah Indonesia dan pihak terkait yang terlibat dalam memajukan seni dan budaya Indonesia kedepan. Kiranya wacana ini dapat menginspirasi. -sekian-

 
Leave a comment

Posted by on January 8, 2014 in Office

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: