RSS

Belajar Sejarah Korea Selatan di Korea National Library

01 Jul

Minggu ke 4 bulan Juni 2012,

Sejarah? Kuliah sejarah sangat menjenuhkan bukan? Kita dihadapkan untuk mempelajari sesuatu yang kita tidak ketahui sebelumnya konon dahulu kala sampai saat sekarang ini.Terkadang harus menggunakan sedikit imaginasi untuk bisa masuk kedalam materi yang diceritakan oleh para pengajar. Hal yang menarik ketika saya belajar sejarah Korea, ternyata pengajar yang memberikan materi tidak hanya orang asli Korea tetapi juga terdapat pengajar dari manca negara seperti Amerika dan India. Mereka bergelar Profesor dan ternyata sudah puluhan tahun mendalami sejarah tentang Korea dan dianggap sudah sebagai bagian warga negara Korea. Apa yang diajarkan dalam se-minggu disini, saya bahas :

Hari Pertama : Gambaran umum masyarakat Korea

Hari pertama kuliah tentunya materi yang diberikan hanya sebatas gambaran umum. Ibarat makan buah kita kupas dulu kulitnya lalu baru bisa memakan buahnya. Pengajar menjelasan tentang kultur nasional, kekeluargaan dan kekerabatan di bandingkan dengan cina, jepang. Selain itu karakteristik sosial, patriasi/gender, demam pendidikan, pengetahuan dan bahasa inggris, multi kultur, ekonomi, agama dan gelombang korea.

Kekeluargan di korea tidak jauh dengan cina dan jepang, seorang ayah sangat disanjung dan dihormati dalam keluarga, begitupula dengan anak lelaki pertama sangat mendominasi dibandingkan adik-adiknya, karena dianggap anak laki pertama dapat meneruskan dan mewakili ayahnya. Sangat diskriminatif terhadap kaum perempuan. Dalam segi kekerabatan di korea sangat menjunjung tinggi nilai kekerabatan terhadap teman dan rekan bisnis yang sudah dipercaya dan dianggap sebagai saudara. Lebih cenderung membuat suatu koloni atau group dan tidak peduli terhadap lawan saingan dari usaha atau bisnisnya dan tipikal masyarakat yang sangat tertutup. Tetapi sekarang ini mulai terjadi pergeseran nilai-nilai tersebut terutama terhadap gender dan peran anak yang tidak dibeda-bedakan lagi dalam keluarga. Persaingan pendidikan, pengetahuan serta bahasa inggris yang sangat tinggi membuat setiap warga negaranya berhak mendapatkan hak tiap individu serta mulainya berbaur dengan komunitas lain, mulai terbuka dan tidak berkoloni ataupun ber-group walaupun masih ada beberapa hal kecil dalam kenyataannya. Disertai dengan beragamnya agama yang berkembang di Korea serta gelombang Korea yang menebar kemanca negara yang menjadikan ekonomi negara ini sangat meningkat. Gelombang Korea yang dimaksud adalah gaya hidup, makanan, musik, drama, teknologi dan lainya yang dapat mengispirasi dan konsumsi dari negara lain.

Hari Kedua : Filsafat fenomena pemikiran masyarakat Korea

Hari kedua sangat tidak mengasikan. Dikarenakan pengajar hanya memberikan materi yang bersifat komparasi dan membanding-bandingkan cara berpikir antara masyarakat Timur (Asia) dan Barat (Amerika & Eropa). Sebenarnya maksudnya ingin memberitahukan bahwa cara berpikir masyarakat Korea mulai mengalami perubahan dari yang sifatnya ke Timur-an menjadi ke Barat-barat-an. Tetapi apa yang terjadi? Dalam kelas terjadi perdebatan antara sesama teman yang membuat suasana dingin. Karena peserta berasal dari berbagai macam negara dan itu kondisi sangat tidak tepat pastinya.😦

Hari Ketiga : Perubahan budaya masyarakat Korea

Hari Ketiga sangat menarik dikarenakan pengajar berasal dari Amerika bergelar Profesor memiliki dua gelar doktoral yang pastinya sangat kompeten dalam memberikan materi. Bukan hanya itu saja, ternyata pengajar sudah menetap di korea selama 23 tahun. :o Oleh karena itu sangat mengetahui karakteristik, seluk beluk mengenai masyarakat Korea. Bicara materi perubahan budaya masyarakat Korea memang benar-benar terjadi disini. Dari sifat karakteristik, cara berpikir, gaya hidup dan lainya berubah sangat cepat dikarenakan adanya pengaruh negara Amerika yang kian kental. Kita lihat hubungan Korea dan Amerika sangat kuat karena dilihat dari sejarahnya Korea merdeka karena bantuan dari Amerika. Hal ini yang menyebabkan warga Amrika di korea sangat disanjung-sanjung dan akhirnya mempengaruhi budaya asli dari Korea itu sendiri. Pengajar juga bercerita dulunya Korea mempunyai budaya dan peraturan yang sangat ketat, tetapi yang terjadi sekarang ini semuanya berbalik dan sedikit mulai kehilangan ciri khas dari korea itu sendiri. Sebagai salah satu contoh menilai pergaulan anak remaja korea dulu dan sekarang sangatlah berbeda, dari penampilan dalam berbusana yang dulunya menggunakan hanbok (baju korea) tertutup sekarang menjadi busana yg sedikit minim bergaya ke barat-barat-an.. Sama aja seperti di Indonesia, menarik bukan.. hehe..😀

Hari Keempat : Sejarah Awal Korea / Koryo

Pengajar yang mempunyai ciri khas logat dan gerak kepala dalam berbicara, tentu anda pasti tahu India.😀 Hmm.. Ini dia nih yang dibilang kita harus sedikit menggunakan imaginasi untuk bisa masuk dan merasakan keadaan pada situasi tersebut. Sejarah Korea / Koryo, membahas tentang peradaban Korea di masa kerajaan. Pada masa itu Korea memiliki 3 (tiga) kerajaan yaitu dimulai dari kerajaan Koguryo, Paekche dan Silla. Mereka saling berseteru satu sama lain. Kerajaan Koguryo adalah kerajaan yang paling besar dimasa itu dan terfokus melawan serangan dari kerajaan Cina yang akhirnya Koguryo dikalahkan oleh Kerajaan Paekche dan Silla karena mereka menjadi kerajaan Silla Bersatu dua kerajaan ini bersatu menjadi kerajaan yang cukup besar untuk mengalahkan Koguryo. Alhasil sisa kerajaan Koguryo pun terpencar menjadi kerajaan kecil bernama Goguryo. Tak lama Silla Bersatu pun akhirnya pecah, karena awalnya adalah dua kerajaan yang berbeda (Paekche+Silla) dimana terdapat perbedaan dalam internal Silla Bersatu itu sendiri. Akhirnya terbentuk kerajaan baru bernama Baekje pengganti dari kerajaan Paekche dan Silla itu sendiri. Jadilah tiga kerajaan kecil baru yaitu, Goguryo – Baekje – Silla yang kemudian mereka bersepakat bersatu kembali menjadi sebuah kerajaan yang cukup besar bernama Koryo yang nama tersebut di ilhami dari kata Koguryo – Goguryo -> Koryo yang sekarang merupakan nama dari Korea itu sendiri. Seneng banget dipecah.. akhirnya akur lagi..😀

Hari kelima : Sejarah korea pertengahan Korea dan hubungan dengan asing

Pengajar muda Korea memberikan materi dengan bahasa Hangul (bahasa korea), tetapi untungnya di sertai translator bahasa inggris oleh seorang stafnya.🙂 Membahas tentang dampak dari negara barat, dimulai dari perang Cina – Jepang, Russia – Jepang dan Amerika – Jepang, sampai setelah Korea merdeka pun masih ada pengharuh dari negara Amerika, Inggris, Spanyol, Cina dan Rusia. Karena itulah banyak perundingan yang dibuat untuk menjaga relasi antara negara tersebut dan terjadi sampai saat sekarang ini. Korea sangat banyak memiliki pengalaman dan materi-materi perundingan internasional dan diplomasi politik.

Hari Keenam : Sejarah Korea saat ini

Hari keenam merupakan penutupan terakhir dalam studi sejarah ini. Materi yang diberikan sangatlah menarik, karena membahas sejarah korea saat ini dan masa yang akan datang. dilihat dari letak geografis korea adalah menjembatani kekuatan benua dan kekuatan maritim antara Jepang, Cina, Russia, dan Amerika. Korea berhasil menjaga relasi dan meredam antara negara-negara yang berseteru tersebut. Tetapi yang terjadi malah ketidak akuran antara Korea Utara dan Korea Selatan. Hal tersebut terbukti karena belum lama ini telah terjadi tragedi berdarah dimana pasukan tentara korea utara menyerang kepulauan Yeonpyeong Korea Selatan pada tahun 2010. Tidak ada perlawanan dari Korea Selatan, karena pengajar mengatakan Korea Selatan tidak mau terpancing dengan provokasi-provokasi semacam itu, dengan cara tersebut bisa meredam konflik. Tetapi dalam hati masyarakat Korea Selatan masih menyimpan dendam terhadap tragedi tersebut. Ditambah lagi dengan issu peluncuran roket jarak jauh yang dilakukan Korea Utara belum lama ini tahun 2012. Pemerintah Korea Selatan secara politik menginginkan suatu perjanjian perdamaaian terhadap aktifitas-aktifitas yang dianggap dapat mengancam negaranya. Dengan meminta bantuan dari Amerika ternyata tidak mempengaruhi Korea Utara terhadap aktifitasnya, karena Korea Utara di dukung oleh China yang merupakan saudara dekat dari Korea Utara. Sangat menarik bukan, ternyata selama ini masih terjadi perang dingin antara negara-negara adikuasa yaitu China – Amerika. Dari keadaan ini saya melihat Korea Selatan adalah merupakan negara yang menginginkan perdamaian, selalu mengedepankan cinta damai. Langkah kedepan yang akan dilakukan Korea Selatan adalam menggalang hubungan baik negara-negara Asia dan sekitarnya. Peace and Love!🙂

Saranghaeyo! 사랑해요!

 
2 Comments

Posted by on July 1, 2012 in Office

 

2 responses to “Belajar Sejarah Korea Selatan di Korea National Library

  1. Fitria Ningrum

    April 18, 2014 at 12:51 pm

    Trimakasih buat info nya.
    lg iseng pengen tau knpa korut dan korsel msih war. Mungkin ini alasan korsel msh melaksanakan wamil nya

     
    • krissantyo

      April 22, 2014 at 2:22 am

      Sama-sama, yang saya tau dari masalah perebutan wilayah kekuasaan, dan dengan cara wamil untuk menumbuhkan rasa nasionalis

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: